Sabtu, 08 Desember 2012

Kurikulum …. satu untuk selamanya

Yuuupppss ….
Mungkin judul di atas sangat tepat untuk kurikulum di negara kita ini … Negara Indonesia. Pasalnya kurikulum pendidikan kita sudah sering mengalami perubahan. Tahukah anda, berapa kali kurikulum pendidikan kita mengalami pergantian atau perubahan selama Indonesia merdeka? Ternyata selama hampir 68 tahun negeri kita merdeka telah mengalami  11 kali perubahan kurikulum. Berikut ini rinciannya,

Pada zaman Orde Lama perubahan kurikulum sudah mengalami 3 kali perubahan, yaitu :
1)    Kurikulum rencana pelajaran tahun 1947
2)   Kurikulum rencana pendidikan sekolah dasar tahun 1964
3)   Kurikulum sekolah dasar tahun 1968 .

Pada zaman Orde Baru terjadi 5 kali pergantian kurikulum,  yaitu :
4)   Kurikulum Proyek Perintis Sekolah Pembangunan (PPSP) tahun 1973
5)   Kurikulum Sekolah Dasar tahun 1975
6)   Kurikulum 1984
7)   Kurikulum 1994
8)   Revisi Kurikulum 1994 pada tahun 1997

Masa reformasi terjadi 3 kali perubahan kurikulum, yaitu :
9)   Rintisan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) tahun 2004,
10) Kurikulum Tingkat Satuan Pelajaran (KTSP) tahun 2006
11)  Kurikulum 2013 yang akan berlaku mulai  tahun depan.

Dari sepuluh kali perubahan kurikulum kurikulum yang bertahan paling lama adalah  kurikulum pada zaman orde baru yaitu tahun 1984, dan untuk masa reformasi adalah kurikulum 2006 bertahan 7 tahun … mungkin pemerintah mempunyai rencana yang baik untuk kualitas pendidikan di Indonesia tapi faktanya pergantian kurikulum malah tidak menjamin secara otomatis terjadinya peningkatan mutu pendidikan. Terkadang malah membingungkan pihak pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik.

Apalagi pemerintah Kini, pemerintah berencana mengganti Kurikulum KTSP dengan Kurikulum 2013. Di dalam kurikulum baru ini hanya ada 6 mata pelajaran saja. Pemerintah berpendapat bahwasanya kurikulum sekarang ini ( KTSP ) kurang memberikan hasil yang signifikan.
Meskipun kurikulum ini penting namun ada yang lebih penting dalam proses pendidikan yaitu  guru sebagai pelaksana pengajaran sehari-hari. itu adalah kunci keberhasilan pergantian kurikulum. 

harapan saya semoga kurikulum tidak banyak mengalami perubahan dan hanya satu untuk selamanya ^_^





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar